|
Lambang
| Sistem
Pendidikan | Sejarah
| Daftar
Prestasi | Pengurus
Kalender
Kegiatan
|
Berita
Internal | Dokumentasi
| Web Team | Kata Sambutan
Tentang
Kami > Sejarah
Sejarah Lahirnya Sabhawana
Pada awal tahun 1979 ada perpanjangan masa belajar
dari kenaikan bulan Januari di ubah ke bulan Juli.
Untuk mengisi kegiatan perpanjangan waktu tersebut
pada saat itu SMA 3 mendapatkan fasilitas untuk
dilatih oleh satu team Kopasandha (nama Kopasus pada
saat itu - pelatihnya juga bukan team Mawar) untuk
kegiatan pecinta alam tingkat SMA.
Pada saat itu yang ada adalah Biro Pecinta Alam di
bawah kepengurusan
OSIS SMA 3. Semua fasilitas itu kata elit yang
mengurus pada saat itu atas bantuan putra Bapak
Soedomo. Latihan itu berlangsung 5 (lima) bulan dan
resminya latihan itu berakhir bulan Juni 1979.
Kepesertaan latihan pada saat itu meliputi kelas 1
(disebut angkatan 81), kelas 2(angkatan 80) dan kelas
3 (angkatan 79) sejumlah +/- kurang 90 orang.
Kepesertaan mereka dalam kurun 5 bulan semuanya
diberikan sertifikat yang
ditandatangani oleh Kepala Sekolah SMA 3 dan Ketua
Team Pelatih Kopasandha.
Dengan berakhirnya latihan itu berdirilah Sabhawana
tanggal 23 Juni 1979. Dan sejak itu meleburlah Biro
Pecinta Alam OSIS SMA-3 dalam organisasi
Sabhawana.
(dikutip dari posting Mas Gatot di
milis Sabhawana tanggal 17 Juli 2001)
Sejarah Nama Sabhawana
Saya ada sedikit cerita mengenai sejarah nama
Sabhawana. Mengenai
kebenarannya perlu di cek lagi sama teman-teman
angkatan 1. Tetapi hal
berikut adalah yang saya alami langsung kira-kira pada
tahun 1979 atau 1980
(udah lupa euy).
Sebenarnya pada saat latihan berganda pertama, kita
belum punya nama.
Kemudian kita berdiskusi tentang nama yang pantas
untuk kelompok pencinta
alam yang baru akan dibentuk pada waktu itu. Dari
berbagai usulan ada dua
yang menarik. Yaitu usulan dari Nicko. Dia mengusulkan
Sabha Wana (tempatnya di hutan) atau Sabha Buana (tempatnya
di dunia). Kita sepakat namanya Sabha Buana karena
lebih luas dari pada hutan.
Tapi pada saat peresmian, Mas togap rasa-rasanya salah
menyebutkan menjadi Sabhawana (mungkin karena lebih
mudah diucapkan) sebelum menembakan salvo ke udara.
Setelah itu resmilah nama Sabhawana yang lebih mudah
diingat.
(dikutip dari posting Mas Chalid di
milis Sabhawana tanggal 10 April 2002)
|